Realisasi investasi kelautan dan perikanan terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp5,32 triliun, penanaman modal asing (PMA) Rp1,4 triliun, dan kredit investasi Rp2,84 triliun. (dpmptsp.kalselprov.go.id)

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono telah mengumumkan realisasi investasi sektor kelautan dan perikanan hingga kuartal III 2023, mencapai Rp9,56 triliun. Dalam upaya terus meningkatkan investasi di sektor ini, Trenggono menawarkan sejumlah kemudahan bagi investor dalam dan luar negeri.

Secara rinci, realisasi investasi ini terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp5,32 triliun, penanaman modal asing (PMA) Rp1,4 triliun, dan kredit investasi Rp2,84 triliun. Investasi asing terbesar berasal dari Republik Rakyat Tiongkok, disusul oleh Malaysia dan Swiss.

Investasi ini tersebar dalam berbagai bidang usaha, di mana pengolahan ikan mendominasi dengan nilai investasi Rp3,65 triliun, diikuti oleh budi daya perikanan Rp2,6 triliun, dan lainnya. Trenggono menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan harus memprioritaskan ekologi sebagai prioritas utama.

Dalam upaya meningkatkan sektor ini, Trenggono memaparkan lima arah kebijakan ekonomi biru, termasuk perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan yang terukur, pengembangan budi daya laut yang berkelanjutan, pengawasan pesisir, dan pembersihan sampah plastik di laut.

Realisasi Investasi Sektor Kelautan dan Perikanan Bakal Makin Naik?

Trenggono juga menyoroti pentingnya pengaturan penangkapan ikan untuk menjaga kelangsungan ekosistem laut. Strategi ini meliputi pemantauan dan pengendalian penangkapan ikan, yang juga dapat mendekatkan kebutuhan pasar lokal dan internasional.

Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah plastik, Trenggono merencanakan strategi jeda penangkapan ikan selama sebulan dalam setahun sebagai bentuk insentif bagi nelayan untuk mengurangi pencemaran laut dan meningkatkan realisasi investasi sektor kelautan dan perikanan.

Melalui kebijakan dan kemudahan yang disediakan, Trenggono mengundang investor dan duta besar untuk berinvestasi di sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan berbagai kemudahan, mulai dari perizinan, insentif, hingga SDM yang berkualitas guna mendukung pertumbuhan sektor ini.

Demikian informasi seputar realisasi investasi sektor kelautan dan perikanan. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Futurebali.Com.