PNM telah melaksanakan lebih dari 8.000 pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) hingga September 2023. (Beritasatu.com)

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjalin kemitraan dengan Komisi VI DPR RI dalam sebuah dialog interaktif yang diselenggarakan di Gedung PKM Universitas Riau, Pekanbaru. Acara yang bertajuk “Ngopi Bareng UMKM Bumi Lancang Kuning” ini merupakan langkah konkret PNM dalam pengembangan kapasitas usaha (PKU) bagi nasabahnya. Dalam acara tersebut, H Jon Erizal, Anggota Komisi VI DPR RI, menyampaikan apresiasinya terhadap peran ibu-ibu Mekaar, sebutan bagi nasabah PNM Mekaar. Menurutnya, mereka merupakan pahlawan ekonomi yang sesungguhnya, mampu menjadi pahlawan bagi keluarga dan kontributor penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

“Pemberdayaan nasabah Mekaar adalah komitmen PNM, baik melalui pembiayaan maupun pendampingan. Kedua aspek ini tidak dapat dipisahkan dalam upaya memberdayakan para nasabah,” ujar Jon.

PNM telah melaksanakan lebih dari 8.000 pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) hingga September 2023. Fokus pelatihan mencakup literasi keuangan, pemberdayaan, dan peminjaman, semuanya bertujuan untuk memberikan nasabah alat-alat yang diperlukan agar dapat berhasil dan berkembang. Profil nasabah PNM yang berasal dari kelas prasejahtera menuntut pendekatan yang sederhana dalam pelatihan. Ini mencakup pemahaman tentang pembukuan usaha yang benar serta strategi pemasaran produk mereka.

H Jon Erizal juga menyoroti sinergi antara PNM, BRI, dan Pegadaian yang membentuk Holding Ultra Mikro Indonesia (UMI). Hal ini memberikan peluang ekspansi pasar bagi nasabah PNM Mekaar dan kolaborasi usaha yang lebih luas. Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan pentingnya peran ibu-ibu Mekaar sebagai pahlawan ekonomi dan keluarga. PNM berkomitmen memberikan modal finansial, sosial, dan intelektual sebagai dukungan bagi para pelaku usaha ultra mikro.

Arief juga menekankan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh PNM sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang mencakup pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan. “Ibu-ibu Mekaar adalah pahlawan dalam menguatkan ekonomi berbasis kerakyatan. Kepedulian ibu-ibu dari usaha kecil mampu memajukan ekonomi nasional,” tegas Arief. Dengan dialog interaktif ini, PNM dan DPR RI berupaya memperkuat pemberdayaan UMKM, menguatkan kapasitas usaha, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya dalam kalangan nasabah PNM Mekaar.