Presiden AS Donald Trump mengancam akan melarang ExxonMobil untuk berinvestasi di Venezuela, menyusul pernyataan skeptis CEO ExxonMobil. (Bisnisia.id)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru-baru ini mengancam akan melarang ExxonMobil untuk berinvestasi di Venezuela, menyusul pernyataan CEO ExxonMobil, Darren Woods, yang menyebut negara kaya minyak itu sebagai wilayah yang “tidak layak huni untuk investasi.”

Ancaman itu  muncul setelah pertemuan antara Trump dan sejumlah eksekutif perusahaan energi papan atas pada Jumat (11/01/26).

Investasi ExxonMobil di Venezuela Tertunda Setelah Ancaman Trump

Pada pertemuan tersebut, Trump mendesak konsorsium minyak untuk berinvestasi besar-besaran, yakni hingga US$100 miliar, untuk merevitalisasi industri minyak Venezuela. Namun, Woods menanggapi skeptis, menyatakan bahwa Venezuela harus melakukan perombakan besar dalam undang-undang hidrokarbon dan perlindungan investasi sebelum ExxonMobil mau kembali beroperasi di negara tersebut.

Hal itu disebabkan oleh pengalaman buruk ExxonMobil dan ConocoPhillips, yang aset-asetnya disita oleh pemerintah Venezuela di bawah kepemimpinan Presiden Hugo Chávez antara tahun 2004 hingga 2007.

Pernyataan Woods memicu reaksi keras dari Donald Trump, yang merasa tersinggung dengan respons tersebut. Trump bahkan mengungkapkan niatnya untuk melarang ExxonMobil berinvestasi di Venezuela, menyebut sikap perusahaan tersebut terlalu “culun” atau berhati-hati.

Selain itu, Trump juga menegaskan bahwa perusahaan minyak harus berurusan langsung dengan Washington, bukan dengan pemerintah Venezuela.

Sebagai langkah lanjut, Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang pengadilan atau kreditor untuk menyita pendapatan dari penjualan minyak Venezuela yang disimpan di Departemen Keuangan AS. Langkah tersebut semakin mempertegas kontrol AS atas industri energi Venezuela.

Ancaman Trump terhadap investasi ExxonMobil di Venezuela mencerminkan ketegangan dalam hubungan ekonomi antara AS dan Venezuela. Meskipun Trump mendesak perusahaan energi untuk berinvestasi, sikap hati-hati dari ExxonMobil, yang didasarkan pada pengalaman buruk di masa lalu, membuat situasi ini semakin rumit.

Bagi Venezuela, hal ini menunjukkan tantangan besar dalam menarik investor asing, terutama dengan ketidakpastian hukum dan politik yang ada.

Demikian informasi seputar update investasi ExxonMobil di Venezuela. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Futurebali.Com.